5 Timnas Termahal yang Nggak Ikutan Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026,- akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola internasional. Ajang yang digelar di tiga negara tuan rumah yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini akan menghadirkan format baru dengan 48 peserta.

Dengan jumlah peserta yang lebih banyak dibanding edisi sebelumnya, banyak pihak sempat mengira bahwa peluang negara-negara kuat untuk lolos akan semakin besar. Namun realitanya tetap tidak semua tim elite berhasil mengamankan tiket ke turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Yang cukup mengejutkan, beberapa tim nasional dengan nilai skuad sangat tinggi justru gagal melewati babak kualifikasi. Padahal, mereka dihuni oleh pemain-pemain bintang yang berkarier di liga top Eropa dengan nilai pasar mencapai ratusan juta hingga miliaran euro.

Berikut lima tim nasional dengan nilai skuad paling mahal yang dipastikan tidak tampil di Piala Dunia FIFA 2026.

1. Italia

Nama terbesar dalam daftar ini tentu saja adalah Timnas Italia. Sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia, kegagalan mereka kembali menembus Piala Dunia menjadi pukulan besar bagi publik sepak bola Italia.

Skuad Azzurri dihuni banyak pemain yang bermain di klub elite Eropa. Nilai pasar keseluruhan tim bahkan mencapai lebih dari satu miliar euro menurut berbagai platform analisis pasar pemain.

Beberapa nama seperti Federico Chiesa, Nicolò Barella, hingga Gianluigi Donnarumma menjadi tulang punggung tim.

Namun skuad mahal tersebut tidak mampu membawa Italia melewati fase kualifikasi zona Eropa. Kegagalan ini membuat Italia kembali absen di Piala Dunia setelah sebelumnya juga tidak tampil pada Piala Dunia FIFA 2018 dan Piala Dunia FIFA 2022.

Situasi ini memicu kritik besar terhadap sistem pembinaan dan regenerasi pemain di Italia.

2. Nigeria

Di kawasan Afrika, Timnas Nigeria menjadi salah satu tim dengan nilai pasar pemain tertinggi yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Nigeria sebenarnya memiliki generasi pemain yang sangat menjanjikan. Sejumlah bintang mereka bermain di liga-liga top Eropa.

Nama seperti Victor Osimhen dan Ademola Lookman merupakan pemain yang memiliki nilai transfer tinggi serta performa konsisten di level klub.

Meski demikian, performa Nigeria di babak kualifikasi tidak cukup stabil. Mereka kehilangan poin penting dalam beberapa pertandingan krusial sehingga gagal mengamankan posisi yang mengantarkan mereka ke putaran final.

Kegagalan ini cukup mengejutkan mengingat Nigeria dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola Afrika.

3. Swedia

Selanjutnya ada Timnas Swedia yang juga masuk dalam daftar timnas bernilai tinggi namun gagal lolos.

Swedia memiliki sejumlah pemain yang tampil di liga top Eropa dengan nilai pasar yang cukup besar. Di antaranya adalah Alexander Isak dan Dejan Kulusevski.

Meski memiliki kualitas individu yang mumpuni, perjalanan Swedia di kualifikasi zona Eropa tidak berjalan mulus. Mereka harus bersaing ketat dengan sejumlah negara kuat lainnya yang akhirnya mampu mengamankan tiket ke Piala Dunia.

Absennya Swedia juga menjadi kehilangan bagi turnamen karena mereka dikenal sebagai tim yang sering memberikan kejutan di panggung internasional.

4. Kolombia

Di kawasan Amerika Selatan, Timnas Kolombia juga termasuk tim dengan nilai skuad tinggi yang gagal lolos.

Kolombia memiliki sejumlah pemain dengan reputasi besar di sepak bola Eropa. Di antaranya adalah Luis Díaz yang tampil impresif di Premier League.

Namun persaingan di zona CONMEBOL memang dikenal sangat ketat. Tim-tim seperti Timnas Argentina dan Timnas Brasil tetap menjadi kekuatan dominan.

Kolombia akhirnya gagal menembus posisi yang mengamankan tiket ke Piala Dunia meskipun memiliki skuad yang cukup kompetitif.

5. Pantai Gading

Terakhir ada Timnas Pantai Gading yang juga memiliki nilai skuad cukup tinggi namun tidak berhasil lolos.

Pantai Gading dihuni oleh sejumlah pemain berbakat yang bermain di berbagai liga top Eropa. Salah satu pemain yang paling menonjol adalah Sébastien Haller.

Meski memiliki potensi besar, perjalanan Pantai Gading di kualifikasi Afrika tidak berjalan sesuai harapan. Mereka gagal memaksimalkan beberapa pertandingan penting yang menentukan posisi klasemen.

Akibatnya, tim berjuluk The Elephants tersebut harus rela menyaksikan Piala Dunia dari rumah.

Nilai Pasar Tinggi Tidak Menjamin Kesuksesan

Fenomena ini kembali menegaskan bahwa nilai pasar pemain bukanlah jaminan keberhasilan di level tim nasional. Sepak bola internasional memiliki dinamika berbeda dibanding sepak bola klub.

Faktor seperti kekompakan tim, strategi pelatih, hingga tekanan pertandingan sering kali menjadi penentu hasil akhir.

Meski dihuni pemain dengan harga mahal, tim nasional tetap membutuhkan organisasi permainan yang solid agar mampu bersaing di level tertinggi.

Dengan format baru yang menghadirkan 48 peserta di Piala Dunia FIFA 2026, persaingan di babak kualifikasi tetap berlangsung ketat. Banyak negara kuat yang harus tersingkir meskipun memiliki skuad bertabur bintang.

Kegagalan beberapa tim mahal ini juga menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, reputasi dan nilai pasar tidak selalu berjalan seiring dengan hasil di lapangan.

Justru di situlah letak keunikan olahraga ini—di mana kejutan selalu mungkin terjadi.

Related Posts

Italia Membuka Siklus Baru

Liga Internasional,- Timnas Italia memasuki fase baru dalam perjalanan mereka ketika menghadapi Belgia pada pertandingan pembuka UEFA Nations League 2026/27. Pertandingan yang digelar di Stadio Olimpico, Roma, Jumat, 25 September 2026, bukan sekadar duel dua negara besar Eropa. Laga tersebut menjadi titik awal bagi dua proyek baru setelah pergantian pelatih. Italia kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Roberto Mancini,…

Anthony Gordon Terpukau dengan Pedri di Barcelona

Internasional,- Anthony Gordon mulai merasakan langsung bagaimana kualitas permainan Barcelona setelah resmi meninggalkan Newcastle United pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain asal Inggris tersebut menjadi salah satu rekrutan penting Barcelona dan didatangkan dengan nilai transfer yang dapat mencapai 80 juta euro. Kehadiran Gordon menjadi bagian dari upaya Barcelona memperkuat skuad mereka di bawah arahan Hansi Flick. Namun,…

One thought on “5 Timnas Termahal yang Nggak Ikutan Piala Dunia 2026”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Shin Tae-yong Blak-blakan soal 5 Pemain Persija di Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Blak-blakan soal 5 Pemain Persija di Timnas Indonesia

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Tips Rahasia Taklukkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Tips Rahasia Taklukkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Emil Audero Jadi Pilihan Utama Timnas Indonesia Final FIFA ASEAN Cup 2026

Emil Audero Jadi Pilihan Utama Timnas Indonesia Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Lolos Dramatis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Lolos Dramatis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026