5 Kontroversi VAR Paling Heboh di Piala Dunia 2026

Piala Dunia2026,- Pada turnamen kali ini, VAR tidak hanya membantu mengecek gol, penalti, atau kartu merah langsung. FIFA juga memberikan kewenangan tambahan, termasuk mengoreksi kesalahan identitas saat pemberian kartu kuning.

Harapannya, perluasan fungsi tersebut mampu meningkatkan akurasi keputusan wasit. Namun, sejumlah insiden justru memunculkan kontroversi yang memecah opini pemain, pelatih, hingga suporter.

Beberapa keputusan memang sesuai dengan regulasi permainan. Akan tetapi, ada pula momen yang hingga kini masih menjadi bahan perdebatan karena dianggap merugikan salah satu tim.

Argentina vs Mesir – Gol Zico Dianulir

Mesir sempat mengejutkan Argentina dengan keunggulan dua gol pada fase grup. Namun, gol kedua yang dicetak Mostafa Zico akhirnya dianulir setelah VAR menemukan pelanggaran dalam proses serangan.

Masalahnya, pelanggaran pada Lisandro Martinez terjadi cukup jauh sebelum bola masuk ke gawang. Kondisi itu membuat kubu Mesir merasa keputusan VAR terlalu jauh menelusuri fase permainan.

Meski secara aturan keputusan tersebut dinilai benar, kontroversi tetap muncul. Apalagi, Mesir merasa seharusnya mendapat hadiah penalti sebelum Argentina mencetak gol penentu kemenangan.

Kekecewaan itu berlanjut di luar lapangan. Federasi Mesir bahkan mengajukan protes resmi kepada FIFA, sementara pelatih Hossam Hassan menilai kepemimpinan wasit cenderung menguntungkan Argentina.

Jerman vs Paraguay – Gol Jonathan Tah Tidak Disahkan

Jerman sempat mengira berhasil unggul 2-1 atas Paraguay lewat sundulan Jonathan Tah. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR meminta wasit meninjau ulang proses terjadinya gol.

VAR menilai Waldemar Anton melakukan pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill, saat situasi sepak pojok. Kontak itu dianggap menghalangi Gill untuk mengantisipasi sundulan Tah.

Keputusan tersebut langsung menuai perdebatan. Banyak pihak menilai kontak yang terjadi terlalu ringan untuk dianggap sebagai pelanggaran.

Gill juga dinilai sudah kembali dalam posisi siap saat bola disundul Tah. Karena itu, banyak pengamat menganggap gol Jerman seharusnya tetap disahkan.

Portugal vs Kroasia – Offside yang Sulit Diterima

Kroasia sempat menyamakan kedudukan pada penghujung babak tambahan saat menghadapi Portugal. Namun, gol tersebut dibatalkan setelah VAR mendeteksi offside dalam proses serangan.

Teknologi semi-otomatis menunjukkan Igor Matanovic sempat menyentuh bola sebelum diteruskan Mario Pasalic yang berada dalam posisi offside. Pasalic kemudian memberikan assist kepada Josko Gvardiol.

Kontroversi muncul karena bola sempat mengenai pemain bertahan Portugal. Sebagian pihak menilai sentuhan itu membuat fase serangan berubah sehingga offside seharusnya tidak berlaku.

Namun, wasit berpegang pada regulasi IFAB yang menyatakan sentuhan pemain bertahan harus dilakukan secara sengaja agar membatalkan posisi offside. Karena dinilai tidak disengaja, gol Kroasia tetap dianulir.

Prancis vs Senegal – Mbappe Gagal Dapat Penalti

Prancis mengajukan protes keras setelah Kylian Mbappe terjatuh akibat tekel Sadio Mane di kotak penalti Senegal. Wasit awalnya menolak memberikan penalti dan hanya menghadiahkan sepak pojok.

VAR kemudian meminta wasit meninjau ulang insiden tersebut melalui monitor di pinggir lapangan. Banyak yang menduga keputusan akan berubah menjadi penalti.

Tayangan ulang menunjukkan Mane tidak menyentuh bola. Namun, wasit justru tetap mempertahankan keputusan awal dengan alasan Mbappe lebih dulu memulai kontak.

Keputusan itu semakin membingungkan karena sepak pojok yang sebelumnya diberikan juga dibatalkan. Prancis akhirnya hanya memperoleh tendangan gawang untuk Senegal, sehingga kontroversi pun semakin besar.

Argentina vs Aljazair – Messi Lolos dari Kartu Merah

Kontroversi terbesar terjadi saat Argentina menghadapi Aljazair. Lionel Messi tampil gemilang dengan mencetak hat-trick, tetapi aksinya sempat diwarnai pelanggaran keras terhadap Aissa Mandi.

Dalam tayangan ulang, sepatu Messi terlihat mengenai betis Mandi. Banyak pihak menilai insiden tersebut memenuhi unsur pelanggaran serius yang layak diganjar kartu merah.

Namun, VAR sama sekali tidak meminta wasit meninjau ulang kejadian tersebut. Wasit hanya memberikan tendangan bebas tanpa hukuman disiplin tambahan kepada kapten Argentina itu.

Keputusan tersebut menjadi salah satu momen VAR paling diperdebatkan sepanjang Piala Dunia 2026. Hingga kini, banyak pengamat menilai Messi seharusnya mendapat kartu merah, sementara sebagian lainnya beranggapan keputusan wasit masih berada dalam ruang interpretasi sesuai Laws of the Game.

Related Posts

Calon Juara Liga Champions 2026/2027 Versi Supercomputer

Rumahbola.id – Persaingan menuju trofi Liga Champions 2026/2027 diprediksi berlangsung sengit. Klub-klub raksasa Eropa kembali bersiap memperebutkan trofi Si Kuping Besar. Menariknya, sebuah analisis berbasis supercomputer telah memprediksi peluang seluruh peserta untuk menjadi juara Liga Champions musim ini. Hasilnya cukup mengejutkan. Paris Saint-Germain (PSG) yang berstatus juara bertahan menjadi tim dengan probabilitas terbesar untuk kembali mengangkat trofi. Seperti dikutip dari Give…

Gol ke-104 CR7 Tulis Sejarah Baru di Al Nassr

Rumahbola.id – Cristiano Ronaldo kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Al Nassr. Golnya ke gawang Al Taawoun pada menit ke-50 menjadi gol ke-104 Ronaldo di Liga Pro Saudi bersama klub berbasis di Riyadh tersebut.  Gol itu membawa Al Nassr unggul 2-1 sekaligus membantu tim meraih kemenangan keempat secara beruntun pada awal musim. Lebih dari itu, torehan tersebut membuat Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Persija Tetap Sempurna! Java United Dipaksa Menyerah

Persija Tetap Sempurna! Java United Dipaksa Menyerah

Madura United Comeback Dramatis, PSIM Tumbang 2-1

Madura United Comeback Dramatis, PSIM Tumbang 2-1

MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper

MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper

Anthony Gordon Terpukau dengan Pedri di Barcelona

Anthony Gordon Terpukau dengan Pedri di Barcelona

Walah! ‘Titisan Messi’ ingin Tinggalkan Manchester United

Walah! ‘Titisan Messi’ ingin Tinggalkan Manchester United

Timnas Indonesia Pilih Away di FIFA Matchday November 2026

Timnas Indonesia Pilih Away di FIFA Matchday November 2026