Trending,- Timnas Bangladesh mendapat sambutan penuh semangat dari para pendukungnya sebelum bertolak ke Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Momen keberangkatan skuad berjuluk Tigers of Bengal tersebut menjadi perhatian setelah video pelepasan mereka beredar luas di media sosial.
Dalam video yang viral, sejumlah suporter terlihat mengelilingi bus yang membawa para pemain Bangladesh. Mereka bernyanyi dan memberikan dukungan sebelum rombongan meninggalkan negara tersebut. Beberapa suporter tampak mengayunkan syal, sementara suar atau bom asap berwarna oranye turut dinyalakan sehingga menciptakan suasana yang meriah.
Momen tersebut berlangsung menjelang keberangkatan Bangladesh dari Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, pada Sabtu malam, 19 September 2026 waktu setempat. Skuad Bangladesh kemudian melakukan perjalanan menuju Indonesia menggunakan Singapore Airlines.
Suporter Bangladesh Beri Pelepasan Penuh Semangat
Keberangkatan tim nasional biasanya menjadi salah satu momen yang memperlihatkan hubungan antara pemain dan pendukung. Hal tersebut juga terlihat dalam perjalanan Bangladesh menuju Indonesia.
Dalam video yang beredar, para pendukung tidak sekadar datang untuk melepas rombongan. Mereka berkumpul di sekitar kendaraan yang membawa pemain sambil meneriakkan dukungan.
Syal yang menjadi atribut khas suporter juga terlihat diayunkan berulang kali. Di tengah kerumunan, asap berwarna oranye dari suar atau bom asap membuat suasana pelepasan tampak semakin mencolok.
Antusiasme tersebut menjadi gambaran besarnya perhatian publik Bangladesh terhadap kiprah tim nasional mereka di FIFA ASEAN Cup 2026.
Laporan Bola.com menyebut momen tersebut terjadi ketika Bangladesh hendak berangkat melalui Bandara Hazrat Shahjalal. Media tersebut juga melaporkan adanya acara kecil berupa pemotongan kue sebelum tim meninggalkan hotel untuk menuju Indonesia.
Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) turut menyampaikan apresiasi kepada The Westin Dhaka yang menjadi tempat tim menjalani persiapan sebelum keberangkatan.
Bangladesh Sudah Tiba di Indonesia
Setelah melakukan perjalanan dari Dhaka, rombongan Bangladesh akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu, 20 September 2026.
Jago News melaporkan bahwa tim nasional Bangladesh tiba di Jakarta pada Minggu pagi dan kemudian menjalani proses imigrasi sebelum menuju hotel sekitar pukul 11.00 WIB.
Kedatangan tersebut menjadi langkah awal Bangladesh untuk menjalani persiapan terakhir sebelum pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Pelatih Thomas Dooley membawa skuad yang terdiri dari 23 pemain. Namun, tidak seluruh anggota rombongan dapat langsung bergabung sejak awal perjalanan.
Menurut laporan Jago News, Sohel Rana Jr belum dapat terbang bersama tim karena persoalan visa. BFF disebut masih berupaya menyelesaikan masalah tersebut agar sang pemain dapat menyusul ke Jakarta.
Selain itu, beberapa pemain diaspora juga dijadwalkan bergabung setelah tim berada di Indonesia.
Ada Nama Hamza Chowdhury
Salah satu nama yang menarik perhatian dalam skuad Bangladesh adalah Hamza Chowdhury.
Mantan pemain Leicester City tersebut menjadi bagian dari skuad Bangladesh untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Bersamanya terdapat Shamit Shome dan sejumlah pemain yang berkarier di luar Bangladesh.
Jago News sebelumnya melaporkan bahwa Thomas Dooley membawa sembilan pemain diaspora dalam skuad 23 pemain Bangladesh.
Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat Bangladesh datang ke turnamen dengan kombinasi pemain lokal dan pemain yang memiliki pengalaman bermain di luar negeri.
Bagi Bangladesh, keikutsertaan di FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi kesempatan penting untuk menguji kekuatan mereka dalam kompetisi internasional.
Bangladesh Masuk Grup A Bersama Indonesia
Bangladesh tergabung di Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Keempat negara tersebut akan bersaing untuk mendapatkan posisi terbaik di grup.
Bangladesh sendiri merupakan salah satu peserta yang masuk ke turnamen setelah adanya perubahan komposisi peserta. The Daily Star sebelumnya melaporkan bahwa FIFA mengonfirmasi keikutsertaan Bangladesh pada Agustus 2026. Mereka masuk sebagai pengganti India yang memilih mundur karena benturan dengan agenda internasional lainnya.
Dengan demikian, Bangladesh akan menghadapi tantangan yang cukup menarik karena harus berhadapan dengan sejumlah tim dari kawasan Asia Tenggara.
Pertandingan perdana Bangladesh dijadwalkan menghadapi Malaysia pada 25 September 2026. Setelah itu, mereka akan menghadapi lawan-lawan lainnya di Grup A, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah.
Indonesia Menjadi Tujuan Perjalanan Berikutnya
Setelah menyelesaikan persiapan di Bangladesh, fokus skuad Thomas Dooley kini beralih ke Indonesia.
Kedatangan lebih awal memberikan kesempatan bagi para pemain untuk beradaptasi dengan kondisi di lokasi turnamen. Tim juga dapat menjalani latihan sebelum memasuki pertandingan kompetitif.
Bagi Indonesia, keberadaan Bangladesh menambah persaingan di Grup A. Sementara bagi Bangladesh, turnamen ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan lawan-lawan dari kawasan Asia Tenggara.
Menariknya, antusiasme yang terlihat sejak keberangkatan menunjukkan bahwa perjalanan Bangladesh menuju Indonesia bukan sekadar agenda pertandingan.
Suporter memberikan pesan kuat melalui nyanyian, kibaran syal, dan kepulan asap oranye yang memenuhi area sekitar bus tim. Video tersebut kemudian menjadi perhatian di media sosial dan membuat keberangkatan Bangladesh ikut menjadi sorotan menjelang dimulainya turnamen.
Bukan Sekadar Perjalanan ke Turnamen
Pelepasan meriah tersebut memperlihatkan bahwa dukungan suporter dapat menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah tim nasional.
Bagi para pemain Bangladesh, momen seperti ini bisa menjadi pengingat mengenai ekspektasi yang dibawa ketika mengenakan seragam tim nasional.
Setelah tiba di Indonesia, tantangan berikutnya tentu berada di lapangan. Atmosfer meriah saat keberangkatan harus segera digantikan dengan fokus terhadap persiapan pertandingan.
Thomas Dooley dan anak asuhnya harus mempersiapkan strategi menghadapi lawan-lawan di Grup A. Malaysia menjadi lawan pertama yang akan dihadapi Bangladesh, sebelum kemudian persaingan berlanjut menghadapi negara-negara lain di grup.
Sementara itu, Indonesia sebagai tuan rumah juga memiliki target tersendiri dalam turnamen perdana tersebut. Pelatih John Herdman sebelumnya menyatakan bahwa dirinya tidak ingin menjanjikan gelar, tetapi memastikan timnya akan memberikan seluruh kemampuan di lapangan.
Dengan persaingan yang mulai memanas, perhatian kini tertuju pada pertandingan-pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Satu hal yang sudah terlihat bahkan sebelum pertandingan dimulai adalah besarnya gairah suporter Bangladesh.
Dari Dhaka, mereka mengantar tim dengan nyanyian, syal yang terus berkibar, serta asap oranye yang membuat suasana semakin meriah. Kini, perjalanan tersebut berlanjut ke Indonesia.
Tantangan sesungguhnya baru akan dimulai ketika para pemain Bangladesh meninggalkan suasana penyambutan dan memasuki lapangan pertandingan.
FIFA ASEAN Cup 2026 pun semakin dekat dengan kick-off, dan Bangladesh datang bukan hanya membawa 23 pemain, tetapi juga dukungan besar dari para pendukungnya di tanah air.




