Timnas Indonesia,- Jawa Timur resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai tuan rumah ajang Piala AFF U17 2026 yang akan berlangsung pada akhir April 2026. Keputusan ini diumumkan dalam pernyataan resmi PSSI setelah melalui evaluasi terhadap kesiapan lokasi awal yang sebelumnya direncanakan di Kalimantan Timur (Kaltim).
Agenda turnamen ini merupakan salah satu dari kalender kompetisi sepak bola U-17 paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara, diikuti oleh tim-tim nasional muda dari negara ASEAN. Sebagai bagian dari strategi PSSI, kejuaraan ini juga menjadi ajang penting bagi pengembangan talenta muda yang akan bersaing di level internasional.
🏟️ Mengapa Perubahan Lokasi Terjadi?
Sebelumnya, Kalimantan Timur diproyeksikan menjadi tuan rumah Piala AFF U17 2026 setelah menjalani proses verifikasi awal fasilitas stadion. Beberapa stadion utama di wilayah ini — termasuk Stadion Segiri di Samarinda, Stadion Palaran, dan Stadion Batakan di Balikpapan — diajukan sebagai kandidat venue. ‹›
Namun, dalam evaluasi lebih lanjut yang dilakukan oleh PSSI bersama dengan standar teknis dari Federasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), ditemukan kendala signifikan: sistem pencahayaan stadion. Lampu stadion di beberapa venue di Kaltim belum mencapai standar minimum pencahayaan internasional yang diwajibkan, yaitu 1.200 lux untuk pertandingan berskala internasional. Beberapa venue seperti Stadion Segiri hanya mencapai sekitar 900 lux.
Kondisi ini menjadi faktor utama yang memaksa PSSI mengambil keputusan cepat karena waktu persiapan menuju pertandingan mendekati jadwal pengundian grup yang sudah diagendakan pada 6 Maret 2026.
⚽️ Jawa Timur Siap Gelar Laga Internasional
Sebagai pengganti, PSSI memilih Jawa Timur karena beberapa alasan strategis:
- Kesiapan Infrastruktur — Dua stadion utama di Jawa Timur dinilai telah memenuhi standar yang diperlukan untuk penyelenggaraan pertandingan internasional, yakni Stadion Gelora Joko Samudera (Gresik) dan Stadion Gelora Delta (Sidoarjo).
- Dukungan Pemerintah Daerah — Pemerintah provinsi dan kota setempat menunjukkan kesiapan penuh, baik dari sisi fasilitas maupun dukungan logistik.
- Jadwal Ketat — Dengan jadwal pengundian dan pelaksanaan yang sudah dekat, pemusatan kegiatan di dua stadion tersebut memberikan kepastian kepada tim-tim peserta dan penyelenggara.
Perubahan tuan rumah ini tidak hanya memastikan turnamen tetap berjalan sesuai jadwal, tetapi juga memberi peluang kepada masyarakat Jawa Timur untuk menyaksikan langsung puncak kompetisi sepak bola U-17 tingkat ASEAN.
📅 Rangkaian Jadwal dan Dampak Bagi Timnas Indonesia U-17
Piala AFF U17 2026 dijadwalkan pada akhir April 2026, dan menjadi bagian awal rangkaian kompetisi penting sebelum Timnas Indonesia U-17 bersiap menuju turnamen yang lebih besar, seperti kejuaraan Asia U-17 dan kejuaraan lainnya.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, sebelumnya telah memanggil 42 pemain untuk mengikut seleksi sebagai bagian dari persiapan menghadapi turnamen ini. Pelatihan dan seleksi dilaksanakan sebagai landasan strategi tim sebelum menyongsong pertandingan kompetitif di Yogyakarta dan lokasi lainnya.
🧩 Kesempatan untuk Kalimantan Timur dan Venue Lainnya
Walaupun kehilangan kesempatan menjadi tuan rumah Piala AFF U17 2026, PSSI menegaskan bahwa kemungkinan Kaltim untuk menjadi tuan rumah ajang internasional lain belum sepenuhnya tertutup. PSSI mendorong perbaikan dan peningkatan fasilitas sehingga stadion di wilayah ini, termasuk Stadion Batakan dan venue lain, bisa memenuhi standar FIFA dan AFC ke depannya.
Peluang itu mencakup penyelenggaraan laga uji coba timnas, kualifikasi kompetisi lain, atau event sepak bola internasional di masa mendatang — peluang yang masih terbuka lebar jika perbaikan teknis dapat direalisasikan.






